9 Jenis Kecerdasan Menurut Gardner

Spread the love

Anak anda mendapat nilai jelek? Atau susah menerima pelajaran di sekolah? Sebelum marah-marah padanya, ada baiknya kita tahu bahwa tiap manusia memiliki kecerdasan yang berbeda-beda.

Sedangkan kegiatan belajar mengajar sehari-hari pada umumnya hanya mengembangkan kecerdasan yang berhubungan dengan olah pikir saja. Semua siswa dianggap memiliki kecerdasan yang sama, yang mau tidak mau mengikuti semua pelajaran yang diajarkan di sekolah.

Genius by Albert EinsteinSementara itu kita tahu siapa yang lebih cerdas di lapangan sepakbola, David Beckham atau Albert Einstein?

Pada tahun 1983 seorang psikolog dan ahli pendidikan dari Universitas Harvard AS yaitu Prof. Dr. Howard Gardner merumuskan teorinya tentang Multiple Intelligence (kecerdasan ganda/majemuk) dalam bukunya Frame of Mind : The Theory of Multiple Inteligences.

Berikut ini penjelasan singkat tentang teori kecerdasan ganda :

1. Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan dalam memahami alam dan menggunakannya secara produktif. Kecerdasan ini telah dimiliki nenek moyang kita sebagai pemburu, nelayan, dan petani. Kecerdasan yang juga digunakan oleh mereka yang berprofesi sebagai ahli biologi atau chef.

2. Kecerdasan Musikal

Kecerdasan untuk mengembangkan, mengekspresikan, menikmati musik dan suara. Kecerdasan yang dimiliki oleh konduktor, musisi, vokalis, atau pencipta lagu. Mereka yang memiliki kecerdasan ini akan dengan mudah untuk membedakan pitch, ritme, timbre dan tone. Mereka juga biasanya lebih perhatian dengan suara-suara yang orang lain tidak perhatikan.

3. Kecerdasan Matematika-Logis

Kecerdasan dalam hal angka dan logika, kemampuan menghitung, proporsi dan hipotesa. Mereka yang memiliki kecerdasan ini memiliki kemampuan yang sistematis deduktif dan induktif, mereka juga bekerja secara berurutan sistematis. Kecerdasan ini biasanya berkembang dengan baik pada ahli matematika, ilmuwan, programmer, akuntan dan detektif.

4. Kecerdasan Eksistensial

Kecerdasan untuk menjawab pertanyaan terdalam tentang keberadaan manusia, seperti arti kehidupan, kenapa kita meninggal, dan kenapa kita ada di bumi ini.

5. Kecerdasan Interpersonal

Kecerdasan untuk memahami dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain. Melibatkan efektifitas dalam berkomunikasi lisan atau nonlisan, kepekaan pada mood dan temperamen orang lain, dan kemampuan untuk entertain multiple perspective.

Guru, pekerja sosial, aktor, politisi, motivator mempunyai kecerdasan interpersonal ini. Anak-anak yang memiliki kecerdasan ini biasanya menjadi pemimpin di antara teman-temannya, bagus dalam berkomunikasi dan mampu memahami perasaan orang lain dan memotivasinya.

6. Kecerdasan Kinestetic – Jasmani

Kecerdasan untuk menggunakan tubuh atau gerak tubuh, dan menggunakan berbagai macam objek. Kemampuan ini juga melibatkan ketepatan waktu dan kesempurnaan kemampuannya melalui penyatuan pikiran dan tubuh. Kecerdasan ini berkembang baik pada atlet, penari, dokter bedah, dan ahli kerajinan.

7. Kemampuan Linguistik

Kecerdasan linguistik adalah kemampuan untuk mengolah kata-kata secara efektif. Mereka yang memiliki kecerdasan ini bisa memahami urutan dan arti dari kata-kata dan menggunakannya dengan baik pada bahasa yang digunakan. Kemampuan linguistik paling banyak digunakan oleh manusia, seperti oleh penyair, penulis buku, pengarang novel, jurnalis, atau pembicara. Anak-anak yang memiliki kecerdasan jenis ini biasanya akan menikmati kegiatan menulis, membaca, membacakan cerita atau mengisi teka-teki silang.

8. Kecerdasan Intra-personal

Kecerdasan dalam memahami diri sendiri, baik pemikiran atau perasaannya, dan menggunakannya untuk merencanakan dan mengarahkan hidupnya. Kecerdasan intra-personal juga melibatkan pengetahuan tentang manusia dan menggunakannya untuk membantu orang lain. Contohnya ada pada psikolog, pemimpin agama, dan filsuf. Anak-anak yang memiliki kecerdasan ini biasanya pemalu, mereka sangat sadar akan perasaannya dan bisa memotivasi dirinya sendiri.

9. Kecerdasan Visual-Spasial

Kecerdasan yang mencakup berpikir dengan kedalaman tiga dimensi. Termasuk di dalamnya adalah imajinasi yang aktif, manipulasi gambar, graphic dan artistik. Pelaut, pilot, arsitek, designer adalah contoh mereka yang memiliki kecerdasan ini. Anak-anak yang memiliki kecerdasan ini biasanya tertarik dengan jigsaw puzzles atau menghabiskan waktu untuk menggambar atau berkhayal.

Setelah 33 tahun terbitnya buku Prof. Dr. Howard Gardner, masih ada debat apakah talenta selain matematika dan bahasa digolongkan sebagai tipe kecerdasan atau hanya sekedar keahlian.

Entah itu talenta atau kecerdasan, tugas orangtua adalah membimbing anak-anaknya untuk meraih impiannya, dengan tidak memaksakan cita-cita orangtua pada anaknya.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas