Berhentilah Mengeluh

Diposting pada

Seringkali kita mengeluh atas apa yang kita dapat saat ini, kurang banyak, kurang sukses, dan kurang – kurang yang lainnya. Lebih banyak melihat kurangnya daripada kelebihan yang kita punya.

Sampai suatu saat Allah mengirimkan “malaikat” nya untuk menegur kita, teguran halus dari-Nya agar selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikan olehnya. Kali ini malaikat itu adalah seorang tuna netra yang berjualan krupuk Palembang keliling.

Berhentilah MengeluhMelihat ke atas agar memotivasi diri sendiri, melihat ke bawah agar kita bisa mensyukuri nikmat yang telah kita terima.

Ada apa dengan si penjual kerupuk?

Mungkin lain ceritanya bila si penjual adalah orang yang normal, tidak memiliki kekurangan. Tapi ia penyandang tuna netra, dengan keterbatasannya untuk melihat dunia, ia melanglang buana menjajakan dagangannya. Penjual krupuk ini seringkali lewat di depan rumah kami di kawasan Cipedak, Jagakarsa. Seringkali pula lewatnya sudah cukup larut malam. Masya Allah….

Dengan segala keterbatasannya, ia berkeliling menjajakan krupuk palembang, lelah tergambar dari raut mukanya.

Ya Allah, untuk ia yang kurang dalam panca indranya, ia tetap giat menjemput rezeki-Mu sampai larut malam begini, di mana aku telah mulai beristirahat. Dengan segala keterbatasannya tiada ia berputus asa sehingga menjadi peminta-minta di pinggir jalan. “Malu, lebih halal seperti ini pak,” jawabnya.

Baca juga: Doa Ketika di Lilit Hutang

Melihat bapak penjual ini berjualan, terkadang membuat aku malas untuk memberi uang kepada peminta-minta yang masih muda, segar bugar.

Kenapa? Ya iyalah, bandingkan dengan bapak yang tuna netra, terbatas gerak-geriknya, berjalan berkilo-kilometer, menjajakan kerupuk, percaya saja ketika di beri uang, iya kalau uangnya lebih, kalau kurang?

Ya Rabb, ampuni hamba yang kurang mensyukuri nikmat yang telah hamba terima sampai saat ini.

Robbi auzi’nii an asykuro ni’matakalattii an’amta ‘alayya wa ‘alaa waalidayya wa an a’mala soolihan tardhoohu wa adkhilnii birohmatika fii ‘ibadikash soolihiin.

Ya Allah, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku dan untuk (selalu) mengerjakan amal soleh yang Engkau ridhai, serta masukkan aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang soleh. (QS. Al-Naml: 19).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *