Wordpress

Cara Backup WordPress Ke Cloud Storage

Diposting pada
Spread the love

Salah satu hal penting ketika memiliki blog/website adalah melakukan back up secara teratur. Apalagi untuk blog atau website yang menggunakan CMS wordpress. Selain riskan dengan serangan hacker, bisa saja terjadi server crash, atau blog kita menjadi rusak karena menginstall plugin atau themes yang jelek.

Baca juga : 10 Web Hosting Gratis

Sayangnya tidak semua penyedia hosting menyediakan fitur backup wordpress secara otomatis dan terjadwal. Selain itu salah satu kelemahan backup di hosting yang sama adalah bila terjadi gangguan pada server, data live dan backup akan hilang semuanya.

Cara paling gampang untuk melakukan backup adalah dengan menyalin data yang ada di hosting ke komputer. Tapi cara ini punya kelemahan, aku sendiri terkadang lupa untuk melakukan backup. Selain itu juga suka lupa backup databasenya. Dan waktu yang dibutuhkan akan lama bila jaringan internetnya sedang lelet.

Backup WordPress dengan Plugin Updraftplus

Catatan kali ini adalah ketika melakukan backup wordpress menggunakan plugin updraftplus, yang dicoba versi gratisnya tentu saja. Apa saja fitur dari updraftplus ini? Empat diantaranya adalah :

  1. Dapat melakukan back up wordpress ke beberapa cloud storage. Untuk versi gratisnya, cloud storage yang didukung adalah, Dropbox, Google Drive, Amazon S3, Rackspace Cloud, Dreamobject, Updraft Vault. Openstack Swift. Selain itu dapat pula diarahkan ke FTP dan email.
  2. Dapat dilakukan penjadwalan back up wordpress secara otomatis. Setidaknya ada 7 pilihan jadwal rutin untuk melakukan backup. Setiap 4 jam, setiap 8 jam, setiap 12 jam, setiap hari, seminggu sekali, dua minggu sekali dan sebulan sekali.
  3. Dapat melakukan restores backup.
  4. Dapat menyimpan lebih dari satu file backup.

Langkah-Langkah Backup WordPress

Dan begini caranya melakukan backup wordpress ke google drive.

  1. Ketika sudah masuk ke dalam wp-admin, masuk ke menu Plugins>Add New
  2. Ketik updraftplus pada kolom pencarian. Plugin Updraftplus
  3. Install dan activate plugin updraftplus terlebih dahulu.
  4. Setelah di aktifasi, masuk ke menu Settings > Updraftplus Backup.Menu WordPress Setting
  5. Lakukan pengaturan terlebih dahulu dengan cara pindah ke tab Settings,Tab Setting Updraftplus
  6. Rubah pengaturan jadwal backup wordpress. Jadwal backup file dan database terpisah, Jadi keduanya bisa memiliki jadwal yang berbeda. Bila ingin otomatis dijalankan backup wordpressnya, pilih salah satu dari Every 4 Hours (setiap 4 jam), Every 8 Hours (setiap 8 jam), Every 12 Hours (setiap 12 jam), Daily (setiap hari), Weekly (seminggu sekali), Fortnightly (dua minggu sekali), Monthly (sebulan sekali).
  7. Setelah itu atur retain this many scheduled backups, maksudnya adalah berapa file backup yang akan tetap di simpan di google drive. Bila kita isi 2, maka dua file backup terakhir yang akan tetap disimpan di google drive kita.
  8. Selanjutnya adalah memilih remote storage, untuk versi gratisnya kita hanya dapat menggunakan satu remote storage saja. Dan karena aku menggunakan google drive, maka ketika gambar google drive di klik akan keluar pilihan seperti berikut ini : 
  9. Untuk versi gratis, kita tidak dapat merubah nama folder. Sebelum di save, lakukan pengaturan untuk apa saja yang akan di back up. Pilihan folder yang dapat di backup  adalah Plugins, Themes, Uploads, Any other directories found inside wp-content.Pengaturan Backup WordPress
  10. Bila ingin di backup seluruhnya, tinggalkan pengaturan seperti yang disarankan oleh updraftplus.
  11. Bila ingin dikirimkan laporan dasar ke email site admin, klik check box yang ada di sebelah email.
  12. Klik tombol Save Changes. Akan tampil pesan seperti gambar berikut ini. Klik link yang ada di pesan. Google Drive Authorization
  13. Kita akan dibawa untuk melakukan login ke akun google. Masukkan username dan password
  14. Untuk pengaturan remote storage pertama kali, kita harus mengijinkan plugin Updraftplus untuk mengakses google drive milik kita. Allow updraftplus google drive
  15. Klik tombol Allow, maka akan tampil halaman untuk menyelesaikan setup. Updraftplus Complete Setup
  16. Klik tombol Complete Setup, kita akan dibawa kembali ke halaman setting updraftplus di blog/website kita.

Selesai juga setting updraftplus untuk pertama kali. Selanjutnya kita tidak perlu melakukan apa-apa lagi. Updraftplus akan melakukan backup wordpress sesuai jadwal yang telah kita buat, otomatis.

Dan hasil backupnya dapat langsung di check pada folder Updraftplus di google drive kita.

Google Drive Folder

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *