Cepat dan Mudah Perpanjang SIM di Layanan SIM Keliling

Diposting pada

Perpanjang SIM di layanan SIM kelilingSalah satu kewajiban setiap lima tahun sekali adalah memperpanjang masa berlaku SIM (Surat Ijin Mengemudi). Tahun ini yang habis masa berlakunya adalah SIM A, setelah tahun kemarin SIM C. Sebenarnya lebih enak bila waktu perpanjang SIM nya bersamaan.

Mulai tahun 2012, melalui Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia No 9 tahun 2012, apabila masa berlaku SIM kita sudah habis, walau telat satu hari, maka kita diharuskan membuat SIM baru. Tentu saja dengan syarat dan ketentuan sesuai dengan pembuatan SIM baru.

Jadi daripada repot, lebih baik lakukan perpanjangan SIM sebelum habis masa berlakunya. Jadilah hari ini menyempatkan diri datang ke pelayanan SIM keliling.

Layanan SIM Keliling Jakarta

Bagi warga Jakarta, ada layanan SIM keliling yang ada di tiap wilayah. Seingatku dulu sering berpindah-pindah, tetapi bila melihat laman Korlantas Polri, jadwalnya adalah sebagai berikut :

WilayahLokasiJam Operasional
Jakarta PusatKantor Pos & Giro Lapangan BantengSenin - Jum'at = 08.00 - 14.00
Sabtu = 08.00 - 12.00
Jakarta UtaraPospol Jembatan IIISenin - Jum'at = 08.00 - 14.00
Sabtu = 08.00 - 12.00
Jakarta SelatanDepan Taman Makam Pahlawan KalibataSenin - Jum'at = 08.00 - 14.00
Sabtu = 08.00 - 12.00
Jakarta TimurAstra Honda Dewi SartikaSenin - Jum'at = 08.00 - 14.00
Sabtu = 08.00 - 12.00
Jakarta BaratLTC Glodok (Minggu I, II)
Citraland (Minggu III, IV)
Senin - Jum'at = 08.00 - 14.00
Sabtu = 08.00 - 12.00

Dan yang terdekat dengan rumahku adalah yang di depan Taman Makam Pahlawan Kalibata. Karena takut antri panjang, aku berangkat agak pagi, jam 8 dari rumah.

Sampai di lokasi ternyata antrian tidak terlalu panjang. Sempat bingung juga harus ke mana dulu, setelah tanya-tanya sama yang sudah duluan antri, ternyata begini tata cara untuk perpanjang SIM.

Test kesehatan

Antriannya sama di depan pintu mobil, hari ini sih tidak terlalu panjang, hanya ada 3 orang di depanku. Yang ditest sih hanya dua, test mata dan test buta warna.

Karena lokasi testnya di dalam bus yang di sulap jadi ruang kerja, test matanya lulus sampai yang terkecil. Padahal kalau di dokter mata, dua baris dari bawah sudah kesulitan membaca dengan kacamata yang sekarang aku pakai.

Test buta warna pun aku lalui tanpa kendala. Biaya untuk test kesehatan sebesar Rp. 25.000.

Baca juga:ย Mengenal Lebih Jauh Difteri

Ambil Blanko / Formulir Pendaftaran

Selesai test kesehatan, kita harus ambil blanko pendaftaran, letaknya di luar bus. Ada petugasnya yang sekaligus tempat foto copy. Bila tidak ingin repot, petugas foto copynya akan membantu mengisikan formulir pendaftaran dan sekaligus biaya foto copynya, dengan biaya Rp. 5.000. Dokumen yang perlu dilampirkan di formulir pendaftaran adalah :

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi SIM
  • KTP dan SIM Asli

Bayar Asuransi

Selesai isi formulir pendaftaran, kita diarahkan ke meja asuransi kecelakaan nih, biayanya sebesar Rp. 30.000 untuk lima tahun.

Di meja ini kita juga diminta menyerahkan fotokopi KTP. Jangan lupa sediakan fotokopinya yah.

Rekam Sidik Jari dan Foto

Selesai bayar asuransi, aku pun antri untuk foto. Antrian pun tidak terlalu panjang. Tidak lama mengantri aku pun sudah melakukan rekam sidik jari, tanda tangan, dan foto diri.

Selesai foto, sambil menunggu SIM di cetak, aku membayar biaya untuk perpanjangan SIM, sebesar Rp. 90.000. Pasti ada yang protes, kok 90 ribu, padahal tarif sebenarnya adalah Rp. 80.000 untuk SIM A? Kata petugasnya sekalian untuk laminasi SIM. ๐Ÿ™‚

Jadi menurut PP 60 tahun 2016, tarif perpanjangan SIM A & B adalah sebesar Rp. 80.000 sedangkan SIM C sebesar Rp. 75.000, dan SIM D sebesar Rp. 30.000

Dan jadilah SIM A yang berlaku hingga 5 tahun ke depan. Cepatnya perpanjang SIM kali ini, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit. Sedangkan total biaya pengurusannya mulai dari biaya test kesehatan, biaya asuransi, biaya perpanjangan SIM dan laminasi, sebesar : Rp. 25.000 + Rp. 30.000 +Rp. 90.000 = Rp 145.000

Mudah dan cepat kan? Nah di sebelah layanan SIM keliling ini, ada juga bus layanan Samsat Keliling. Aku sekalian ngurus bayar pajak motor Smashku, yang sudah telat 5 bulan. ๐Ÿ˜€

Layanan Samsat Keliling di Jakarta

Hari ini memang sudah diniatkan selain mengurus perpanjang SIM, juga untuk bayar pajak motor smashku yang sudah telat 5 bulan. Ketika mengecek keberadaaan samsat keliling di www.samsatkeliling.info, lokasi samsat keliling ada di kecamatan Pasar Minggu, eh ternyata bus samsat keliling sedang ada di samping layanan SIM Keliling.

Samsat keliling ini berguna untuk pembayaran pajak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Ada yang bilang juga untuk perpanjangan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Yang dilayani di bus ini, hanya perpanjangan tahunan yah, kalau ganti plat nomor atau perpanjang STNK lima tahunan harus ke kantor Samsat terdekat.

Alur pembayaran pajak di samsat keliling ini adalah :

Ambil Formulir Pembayaran Pajak

Formulir untuk perpanjangan STNK / pembayaran pajak dapat diperoleh di loket pendaftaran. Setelah memperoleh formulir, kita dapat mengisi formulir itu sendiri, atau menggunakan jasa orang yang biasa mengisikan formulir, biayanya seikhlasnya kata mereka.

Karena ingin tahu, jadinya aku isi sendiri formulirnya, jangan khawatir karena ada petunjuk pengisiannya di meja yang telah disediakan.

Menyerahkan Dokumen Pendukung

Selesai mengisi formulir, serahkan formulir beserta dokumen pendukungnya yaitu :

  • BPKB asli beserta fotokopinya
  • STNK asli beserta fotokopinya
  • KTP asli beserta fotokopinya

Karena aku belum mem-fotokopi BPKB dan STNK, dikenakan biaya fotokopi sebesar lima ribu rupiah. Selesai menyerahkan dokumen, kita tinggal menunggu panggilan untuk membayar pajak kendaraan.

Membayar Pajak

STNKYang sedikit menyebalkan hari ini adalah, ketika petugasnya mengumumkan bahwa sistem mereka sedang offline, sabar…

Setelah dipanggil, aku pun membayar pajak kendaraan plus dendanya, totalnya sebesar Rp. 157.400, dimana Rp. 23.400 adalah denda keterlambatan PKB dan SWDKLLJ. Murah yah? Iya lah, motor tua keluaran tahun 2005. Pajaknya saja hanya Rp. 74.000 setahun.

Tidak sampai jam 11 siang, SIM A dan pembayaran pajak motorku sudah selesai.

Semoga tahun ini tidak lupa untuk bayar pajaknya lagi, biar tidak terkena denda. ๐Ÿ˜€

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *