Doa Ketika Dililit Hutang

Diposting pada
Spread the love

Siapa sih yang mau terbelit hutang? Semua orang pasti ingin dikaruniakan kecukupan harta, sehingga tidak perlu berhutang. Sebab hutang menyebabkan orang susah tidur, tidak enak makan, bingung. Iya kan?

Ketika sedang berhutang, kita pasti ingin hutang kita cepat lunas. Tapi ketika hutangnya sudah lunas, keinginan untuk berhutang timbul lagi,  nyicil smarphone baru lah, nyicil laptop baru lah. 🙂

Doa Ketika Dililit Hutang

Apalagi sekarang mudah banget untuk berhutang, kredit tanpa agunan, kredit tanpa DP, cicilan 0%, dan kartu kredit.

Mulai dari barang elektronik, mobil, rumah, modal usaha. Hampir di setiap pusat penjualan ada leasing yang “mempermudah” orang untuk memiliki barang yang diinginkannya.

Sahabat Rasulullah pun pernah ada yang bingung memikirkan hutangnya, kisahnya diabadikan dalam sebuah hadits.

Abu Said Al-Khudhri radhiyallahu ’anhu bertutur: “Pada suatu hari Rasulullah shollallahu ’alaih wa salam masuk masjid. Tiba-tiba ada seorang sahabat bernama Abu Umamah radhiyallahu ’anhu sedang duduk di sana. Beliau bertanya: ”Wahai Abu Umamah, kenapa aku melihat kau sedang duduk di luar waktu sholat?”

Ia menjawab: ”Aku bingung memikirkan hutangku, wahai Rasulullah.”

Beliau bertanya: ”Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah do’a yang apabila kau baca maka Allah ta’aala akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?”

Ia menjawab: ”Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda,”Jika kau berada di waktu pagi maupun sore hari, bacalah do’a:

“Allaahumma innii a’uuzubika minal hammi wal hazani wa a’uuzubika minal ‘ajzi wal kasali wa a’uuzubika minal jubni wal bukhli, wa a’uuzubika min galabatid daini wa qahrir rijaal.”

”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.”

Kata Abu Umamah radhiyallahu ’anhu: ”Setelah membaca do’a tersebut, Allah berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku.” (HR Abu Dawud 4/353)

Setelah berdoa, jangan lupa untuk berusaha. Usaha tanpa doa adalah salah satu bentuk kesombongan kepada Allah, sedangkan doa tanpa usaha adalah kesia-siaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.