Hukum Mencium Anak dalam Islam

Melihat si kecil mulai tumbuh rasanya ingin selalu menimang dan mencium anak pertama kami ini. Gemas. Hal yang sama juga sering dilakukan oleh istriku.

Biasanya nanti yang sering protes ibunya. Karena saking gemasnya terkadang Azka terbangun karena saya sering cium ketika ia sedang tidur.

Maaf yah ibunya Azka, habis gemas sih.

Baca juga : Doa Ketika dililit Hutang

Mencium anak merupakan salah satu tanda sayang kami kepadanya. Dan hal itupun merupakan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Seperti dikisahkan dalam hadist berikut ini:

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu :
Ia berkata bahwa Aqra’ bin Habis pernah melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang mencium Hasan. Dia (Aqra’ bin Habis) lalu berkata: Sesungguhnya aku mempunyai sepuluh orang anak namun aku tidak pernah mencium satupun dari mereka.
Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya barang siapa yang tidak menyayangi maka dia tidak akan disayangi “
(HR.Muslim)

Dalam hadist yang lain dikisahkan :

Baca Juga  7 Keutamaan Sedekah Dalam Islam

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha :
Datang seorang arab badui kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Apakah kalian mencium anak-anak laki-laki?, kami tidak mencium mereka”. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Aku tidak bisa berbuat apa-apa kalau Allah mencabut rasa rahmat/sayang dari hatimu”
(HR Al-Bukhari dan Muslim)

Ternyata mencium anak dengan rasa sayang akan mendatangkan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Semoga rasa sayang kami akan melahirkan kelembutan hati bagi kami berdua. Dan akan terus berlanjut hingga anak-anak kami dewasa nanti.

Sehingga anak-anak kami dapat meneladani sikap lemah lembut kami seperti yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Semoga kita semua bisa menjadi orang tua penyayang pada anak-anak kita.

Tags:

Bambang

Seorang suami dan seorang ayah. Sedang belajar jadi blogger dan vlogger.

Leave a Comment