Jangan Ke Jungleland Ketika Musim Hujan

  • Home
  • Wisata
  • Jangan Ke Jungleland Ketika Musim Hujan
Azka main di Jungleland Adventure Park, Sentul, Bogor

Ini adalah kedua kalinya saya ke Jungleland Adventure Park Sentul, Bogor. Dan yang pertama bagi Azka dan ayahnya.

Bila sebelumnya saya berkunjung bersama teman-teman dari tempat kerja. Kali ini kami hanya bertiga saja. Ceritanya ingin rekreasi keluarga.

Tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai ke Jungleland Adventure Park yang berada di kawasan Sentul City, Bogor ini. Dari arah Kota Depok kami menyusuri tol Cijago dan berlanjut ke tol Jagorawi.

Gumpalan awan hitam menemani sepanjang perjalanan, siap menumpahkan air hujan. Dan benar saja hujan pun mulai turun ketika kami masih berada di jalan tol Jagorawi.

Keluar pintu tol Sentul City, belok kiri dan kami tinggal mengikuti petunjuk arah yang diberikan oleh Google Maps. 😀

Azka senang bisa naik Roller Coaster

Jam Operasional dan Harga Tiket Jungleland, Sentul

Jam Operasional Jungleland

HariJam
Senin – Kamis10.00 – 17.00
Jum’at10.00 – 18.00
Sabtu – Minggu09.00 – 18.00
Hari Libur09.00 – 18.00

Kami tiba di Jungleland Adventure Park sekitar pukul 10 pagi. Karena memang jam bukanya jam 10.

Mendung hitam masih menggayut di atas Sentul City.

Akhirnya hujan pun turun dengan derasnya. Padahal belum juga kami tiba di tempat penjualan tiket.

Karena ayahnya Azka sedang berulangtahun, ayah dapat masuk ke Jungleland, Sentul, tanpa perlu membayar tiket masuk. Sedang ibu dan Azka membeli tiket promo sehari sebelumnya.

Hahahaha lupa atur timer kameranya

Memang sih harga normal tiket Jungleland terbilang cukup mahal. Tapi biasanya banyak promo dari theme park yang satu ini.

Promo-promonya biasanya di posting di akun instagram mereka @jungleland_indo


Harga Normal Tiket Jungleland

HariHarga Tiket
Senin – Jum’atRp. 165.000
Sabtu – MingguRp. 220.000

Banyak Wahana Tidak Beroperasi Karena Hujan

Hujan sempat berhenti ketika kami selesai membeli tiket, menyisakan gerimis kecil saja. Walau hujan sudah berhenti tidak serta merta semua wahana di Jungleland Adventure Park ini dapat beroperasi.

Faktor keamanan menjadi pertimbangan utama dari pihak Jungleland Adventure Theme Park, Sentul untuk tidak mengoperasikan sebagian besar wahananya. Setidaknya itu info dari petugas penjaganya.

Baca Juga  Semalam di Villa Damar, Bandung

Wahana Ferish Wheel bahkan tidak beroperasi sama sekali sampai kami memutuskan untuk pulang sore harinya.

Wahana di Jungleland Yang Sempat Kami Coba

Tidak banyak wahana di Jungleland Adventure Theme Park, Sentul ini yang dapat kami coba atau nikmati. Selain karena hujan yang turun, beberapa wahana memiliki syarat tinggi di atas tingginya Azka.

Berikut ini beberapa wahana di Jungleland yang sempat Azka coba, memang sih kebanyakan Azka bermain sendiri.

Mini Bumper Car

Azka Naik Mini Bumper Car

Wahana pertama yang Azka coba. Tadinya kami ingin mencoba Bumper Car yang ada di Zona Carnivalia. Tapi sayang, Azka tidak boleh naik wahana ini walau didampingi oleh orangtua.

Sebelum bermain, ada tukang foto dari Jungleland. Dan Azka nurut saja diminta bergaya olehnya. Tukang foto ini dapat ditemui di setiap wahana di Jungleland Adventure Park. Dan foto-fotonya dapat dicetak di counter dekat pintu keluar, tentu ada biayanya yah.

Padahal biasanya susah sekali kalau diminta bergaya oleh ayah atau ibunya

Water Flume

Wahana Water Flume ini mirip dengan wahana Niagara Gara yang ada di Dunia Fantasi Ancol. Jakarta. Walau ketinggiannya tidak setinggi Niagara Gara.

Untuk Azka sih sudah cukup seru. Apalagi ada dua turunan yang membuat ia berteriak kesenangan.

North Pole

Wahana yang mirip dengan Water Flume, tetapi dengan ukuran lebih keci, dan turunannya lebih pendek. Sepertinya memang dikhususkan untuk anak kecil. Karena tinggi badan yang ingin menikmati wahana North Pole ini dibatasi hanya sampai 125 cm saja.

Happy Train

Satu lagi wahana yang hanya dinikmati oleh Azka. Wahana berbentuk kereta ini hanya mengililingi tempat yang tidak terlalu jauh.

Ship Adventure

Wahana Ship Adventure seperti ayunan raksasa berbentuk perahu ini mengingatkan saya dengan wahana Kora-Kora yang ada di Dufan Taman Impian Jaya Ancol. Mirip juga dengan wahana Pirate Ship di Taman Legenda Keong Mas.

Baca Juga  Pengalaman Menginap di OYO 294 Andrea Residence Syariah

Cuma ini versi mininya, dan khusus untuk anak-anak saja.

Wave Swinger

Wahana seperti komedi putar berbentuk kursi yang melayang di atas permukaan tanah. Selain berputar juga ada naik turunnya. Bikin pusing kepala.

Ayah dan Azka tidak naik wahana ini, karena ayah sedang asyik menemani Azka naik Happy Train dan Ship Adventure.

Harvest Time

Wahana yang membuat kami berteriak kencang. Walau tidak setinggi wahana Snake Coaster, tapi wahana ini cukup seru juga dinikmati bertiga.

Ayah dan Azka dapat duduk di kereta paling depan. Dan mereka asyik sekali berteriak-teriak karena seru.

Cukup memacu adrenalin.

Boat Blaster

Permainan ini sepertinya tidak terpengaruh oleh cuaca. Walau gerimis tetapi masih tetap beroperasi.

Suasananya sepi ketika kami menaiki wahana ini. Satu perahu bajak laut sebenarnya dapat di isi 8 – 10 orang bila melihat jumlah senjata yang ada.

Perahu akan melalui sungai yang berliku, sehingga bisa saling tembak antara perahu satu dengan lainnya. Pelurunya? Air, jadi semacam pistol air yang harus dipompa oleh pengunjung.

Basah?

Sudah terlanjur basah kehujanan juga. Kami bermain dua kali, karena ada serombongan anak-anak yang mau kami ajak bermain lagi.

Animal Corner

Azka senang bisa melihat lebih dekat berbagai binatang unik yang ada. Seperti ular, iguana, bermacam jenis kadal, burung hantu, musang, ikan, buaya, kura-kura, tokek dan lain sebagainya.

Dan ini adalah wahana terakhir di Jungleland yang kami nikmati.

Selain karena sudah mulai petang. Hujan juga tak henti-hentinya mengguyur kawasan Jungleland Adventure Park, Sentul ini

Kalau Azka sih merasa kurang seru, karena banyak sekali wahana yang sebenarnya ia ingin nikmati. Sebut saja seperti Ferish Wheel, Safari Dino, Magic Bike, Convoy 6, Texan Train, Rainbow Train, dan lain-lain.

Mungkin lain kali yah mas Azka, dan ketika tidak musim hujan. 😀

Tags:

Nina

Seorang Ibu dari seorang anak kecil yang sangat aktif. Aktif mengelola sebuah bimbingan belajar untuk anak-anak TK dan SD, Calistung Pelangi

Leave a Comment