Makan Siang di Steak 21 Pejaten Village

Combi Steak 21
Combi Steak di Steak 21, Pejaten
Spread the love
2 menit untuk membaca

Steak lagi?

Iya nih. Azka masih ingin mencoba steak, setelah tahun lalu mencoba beef steak di Waroeng Steak & Shake.

Mungkin masih penasaran dengan rasa steak. Atau penasaran dengan steak yang ada bekas panggangan pada dagingnya. 😀

Makan Siang di Steak 21 Pejaten Village 1

Karena aku ada keperluan (cuma liat-liat buku baru aja sih :D) di toko buku Gramedia, akhirnya sekalian saja kami ajak mampir ke Steak 21 yang ada di Pejaten Village Mall.

Suasana Pejaten Village terlihat lebih sepi bila dibandingkan terakhir kali kami ke mall ini sebelum pandemi melanda. Lantai dasar yang biasanya ramai dengan pameran/bazar namun kali ini terlihat lengang.

Tapi ada live music di salah satu sisinya untuk menghibur para pengunjung mall.

Selama berkunjung kami tidak lupa menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu Menjaga Jarak dan Menjauhi Kerumunan, Memakai Masker dan rajin Mencuci Tangan.

Steak 21 Pejaten Village

Steak 21 yang biasanya ramai dengan pengunjung, kali ini terlihat tidak begitu ramai ketika kami datang. Baru ada satu meja yang terisi oleh pengunjung. Setelah melihat-lihat daftar menu yang diberikan oleh petugas yang melayani, akhirnya kami memesan Steak Tenderloin untuk Azka, Combi Steak (steak ayam dan daging sapi) untukku.

Sedang ayahnya Azka hanya memesan Mash Potatoes. Lagi diet makan daging katanya. 🙂

Azka di Steak 21
Senangnya yang makan steak

Tidak perlu menunggu lama sampai pesanan kami datang. Semua steaknya disajikan di hot plate. Dan Azka sudah tentu terlihat senang sekali melihat pesanannya datang.

Sebenarnya paket Steak Tenderloin yang dipesan Azka mendapatkan potatoes wedges. Tapi ia kurang begitu suka dengan kentang yang jenis ini.

Alhamdulillah kentangnya bisa ditukar dengan french fries alias kentang goreng. Kentang kesukaan Azka. Sebenarnya bisa juga ditukar dengan nasi, tapi Azka lebih memilih french fries dibandingkan dengan nasi.

Untuk rasa steaknya?

Uenak kata Azka, sayang kami tidak berkesempatan mencoba daginnya sebelum dituangkan saus mushroom. Tapi menurut Azka uenak. dan lebih enak dibandingkan dengan steak yang ia coba sebelumnya.

Sudah tahu rasa yang enak yah mas?

Ukuran steak yang dipesan untuk Azka adalah yang regular, dengan berat 200 gr. Kuenyang katanya ketika selesai menghabiskan satu porsi steak.

hmmm… minus sayurannya sih….

Walau ia bilang kenyang, tapi ternyata perutnya masih bisa menerima 1 porsi D]crepes. Hahaha…

Tinggalkan Balasan

*