Kamar Hotel Reddoorz Bandung

Menginap di Reddoorz Hotel Mawar, Bandung

By

Setelah sebelumnya mencoba menginap di hotel jaringan akomodasi murah OYO, dalam rangka kunjungan kerja ke Medan. Kali ini saya berkesempatan untuk mencoba menginap di salah satu hotel dari jaringan akomodasi murah Reddoorz.

Kali ini nyobanya hotel di Bandung, dekat dengan alun-alun kota Bandung.

Bila dicari di aplikasi reservasi hotel namanya adalah RedDoorz Plus near Asia Afrika 3. Sedang nama asli hotelnya adalah Hotel Mawar, yang berlokasi di jalan Pamgaramg No. 14, Bandung.

Harga kamar hotel yang ditawarkan mulai dari Rp. 164.000 sampai dengan Rp. 380.000. Harga antara hari kerja dan weekend berbeda lumayan jauh.

Lokasi Hotel Mawar

Letak hotel Mawar atau RedDoorz near Asia Afrika 3 memang tidak jauh dari alun-alun kota Bandung. Lewat jalan Dalem Kaum.

Kurang lebih hanya 400 meter dari Alun-Alun Kota Bandung. Atau sekitar lima menit berjalan kaki saja.

Jalan Pangarang sendiri bukan merupakan jalan besar. Bila ada dua mobil berpapasan, salah satunya harus mengalah dengan cara berhenti terlebih dahulu untuk memberi jalan kepada mobil lainnya.

Di sepanjang jalan Pangarang ini banyak juga hotel-hotel kecil lainnya, menjadikan jalan ini cukup ramai dengan lalu lalang kendaraan. Sedang di jalan Dalem Kaumnya sendiri banyak aneka hiburan malam seperti karaoke.

Taunya ketika pulang dari tempat kerja ke hotel.

Hotel berbentuk U ini memiliki taman yang cukup terawat di tengah-tengahnya. Dan ketika malam hari beberapa pohon menjadi meriah karena lampu yang menghiasinya.

Parkirnya Sempit

Yang sedikit merepotkan bagi kami adalah area parkir mobil hotel mawar yang hanya dapat menampung sekitar 4 – 5 mobil saja. Walau begitu petugas hotelnya bersedia membantu dengan mencarikan tempat parkir di sekitar hotel.

Kamar dan Fasilitas

Awalnya kami menyewa dua kamar untuk tiga orang. Kamarnya cukup bagus dan bersih, untuk ukuran hotel murah. Walau sedikit aneh dengan cangkir yang tidak sama warnanya. 🙂

Yang jadi sedikit bermasalah pada dua kamar yang kami tempati adalah pintu kamar mandinya. Ada yang sedikit susah untuk di buka tutup. Ada yang sedikit nyangkut ketika di buka/tutup.

Ketika kami perlu menambah hari untuk menginap karena pekerjaan belum selesai, kami mendapat kamar yang cukup luas, tetapi pintu kamar mandinya seperti sudah akan copot dari engselnya.

Air Mineral Gratis

Di hotel selain mendapatkan air mineral dalam kemasan, tersedia juga dispenser air panas dan dingin di setiap lantainya, jadi kami dapat dengan bebas mengisi ulang air minum dalam kemasannya.

Dan tentu saja membuat kopi/teh atau minuman hangat lainnya. Atau bahkan menyeduh mie instant.

Wifi Gratis

Fasilitas ini juga tidak sempat kami nikmati, karena ketika sudah terhubung ternyata ada pesan dari ISP nya bahwa layanan ISPnya sedang terblokir.

O iya, hotel ini tidak menyediakan sarapan yah.

Walau tidak ada minimarket A dan I di sekitar hotel, kami masih dapat membeli keperluan lainnya di toko kelontong yang ada di sekitaran hotel.

Kalau malam hari banyak pedagang makanan di warung-warung tenda di jalan Parangrang. Walau tidak banyak pilihan menu. Sedang di pagi hari banyak juga pedagang makanan pagi.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like