Nyoba Bekam di Rumah

Nyoba Bekam di Rumah 1
Spread the love
2 menit untuk membaca

Salah satu rutinitas bulananku yang hilang selama masa pandemi Covid-19 adalah bekam.

Selain masih banyak tempat bekam yang tutup, aku pun masih sedikit takut untuk berbekam.

Maklum saja, aku ada penyakit penyerta (komorbid) yang dapat memperparah kondisi ketika terpapar virus covid-19.

Nyoba Bekam di Rumah 2

Akhirnya, hari minggu lalu aku memberanikan diri untuk melakukan bekam bersama temanku. Tadinya sih ingin datang langsung ke tempat biasa aku berbekam, BRC Pasar Minggu, namun tiba-tiba saja siang itu aku mengalami sakit kepala.

Sudah terbayang akan batal deh rencanaku berbekam hari iminggu ini.

Harus Daftar Online

BRC (Bekam Ruqyah Center) ternyata menerapkan protokol kesehatan new normal di kala pandemi ini. Pengunjung bekam di BRC Pasar Minggu dibatasi.

Hal ini aku ketahui dari temanku yang tetap datang ke lokasi.

Caranya adalah kita harus mendaftar secara online melalui.link https://www.klik-brc.com/ atau dapat juga melalui aplikasinya yang tersedia di Google Playstore

Nyoba Bekam di Rumah 3
tampilan web booking bekam

Tampilan di web dan di aplikasinya tidak berbeda jauh.

Ada pilihan cabang BRC, layanan terapi, pilihan hari dan jam.

Kita dapat memilih layanan terapi di klinik atau di rumah. Untuk layanan terapi bekam di rumah hanya tersedia terapi bekam saja.

Pilihan jamnya dimulai dari pukul 09.00 – 16.00 dan dari pukul 17.00 – 20.00 (khusus untuk layanan terapi di rumah.

Tak lupa kita juga harus memasukkan identitas diri agar dapat langsung dihubungi.

Selesai mengisi dan menekan tombol Booking Sekarang, akan ada pemberitahuan bahwa booking yang kita telah berhasil dan kita akan dihubungi melalui nomor whatsapp yang telah kita daftarkan sebelumnya.

Tarif Bekam di Rumah

Minggu lalu aku melakukan booking untuk bekam pukul 19.00. Menjelang isya ada pesan whatsapp yang masuk dan memperkenalkan diri bahwa ia dariBRC, Ia memberitahu bahwa akan datang setelah sholat isya.

Sekalian saja aku tanya berapa tarifnya?

Untuk tarif bekamnya sebesar Rp. 150.000 untuk 11 titik bekam. Dan untuk tambahan titik bekam akan dikenakan biaya Rp. 5.000 per titik.

Dan bekam pun dimulai, tidak ada perbedaan dengan ketika kita berbekam di BRC langsung. Akang terapisnya juga membawa rotan untuk memukul-mukul tubuhku sebelum dibekam. 😀

Azka pun sempat melihat ayahnya dibekam, lengkap dengan puluhan pertanyaan ala Azka.

“Sakit nggak ayah?”
“Ini apa namanya?”
“Darahnya banyak ayah….”

Akang terapisnya sesekali menimpali keingintahuan Azka. Maaf yah kang…. 🙂

Padahal biasanya ia takut ketika diajak menemani ayahnya dibekam. Sayangnya ia tidak mau ketika aku minta untuk merekam saat aku dibekam dalam bentuk video. Dia hanya sekali mengambil fotoku ketika sedang dibekam.

Nyoba Bekam di Rumah 4
Tarif Bekam di Rumah oleh BRC Pasar Minggu

Kesimpulan

New normal ternyata membawa inovasi-inovasi baru, salah satunya adalah layanan bekam di rumah oleh BRC. Sayangnya aplikasi di androidnya banyak iklannya, jadi agak sedikit mengganggu.

Layanan bekam dari akang terapisnya juga baik, walau harus beberapa kali cabut kopbekamnya karena aku tiba-tiba sakit perut. 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *