Sepinya Taman Mini Indonesia Indah Kala Pandemi Covid-19

Nongkrong di pinggir danau TMII
Spread the love
4 menit untuk membaca

Salah satu efek pandemi Covid-19 adalah kita tidak dapat berwisata. Karena banyak tempat wisata di DKI Jakarta yang tutup karena pandemi ini.

Azka yang dari bulan Maret 2020 dulu lebih banyak di rumah akhirnya merasa bosan juga.

Kapan kita jalan-jalan lagi?

Sepinya Taman Mini Indonesia Indah Kala Pandemi Covid-19 1

Akhirnya hari minggu lalu kami mengajaknya berkeliling di Taman Mini Indonesia Indah.

Hari masih pagi ketika kami mulai meluncur ke Taman Mini Indonesia Indah. Sebenarnya Azka sudah pernah berkunjung ke Taman Mini ini. Setidaknya sudah 2 kali ia berwisata ke sini. Tapi waktu itu bukan khusus ke taman mininya, ia berkunjung ke Among Putro Skyworld ketika masih di TK/RA dan Taman Legenda TMII bersama sepupunya.

Tapi ia lupa bagaimana tempat wisata ini. 😀

Jalanan jakarta juga cukup lengang, belum terjadi kemacetan berarti hingga kami tiba di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di kawasan Jakarta Timur. Tidak membutuhkan waktu lama bagi kami untuk tiba di TMII.

Taman Mini Indonesia Indah nya Sepi

Suasana tidak berbeda ketika kami tiba di Gerbang Utama Kala Makara TMII. Tidak terlihat antrian berarti dari kendaraan. Sebelum gerbang ada semprotan disinfektan yang berbentuk gerbang juga. Jadi setiap kendaraan yang lewat akan terkena semprot.

Termasuk kami yang ada di atas motor. Eh, tapi kemarin sih alat semprotnya mati, jadi kami tidak kena semprot.

Setelah melewati alat semprot itu kami pun mengantri di loket untuk sepeda motor dan sepeda. Seperti biasa ada petugas yang membantu pemesanan tiket. Bedanya kali ini petugasnya menggunakan face shield dan melakukan pengecekan temperatur badan para pengunjung.

Walau lagi pandemi, pembelian tiket di Taman Mini Indonesia Indah masih dapat dilakukan secara offline. Tapi kalau kita mau, kita bisa melakukan pemesanan tiket secara online.

Pengunjung yang menggunakan aneka macam sepeda terlihat cukup mendominasi ketika kami berkeliling menggunakan motor. Seiring dengan kembali maraknya olahraga bersepeda. Sengaja kami ajak keliling-keliling Azka dulu, karena kami yakin ia tidak akan mau diajak berkeliling ketika menggunakan sepeda nanti.

Ketika diajak berkeliling inilah Azka baru ingat bahwa ia pernah berkunjung ke tempat wisata ini. Apalagi ketika melewati Skyworld dan Taman Legenda.

Terlihat masih banyak wahana yang tutup, seperti Snowbay Waterpark dan Teater I-Max Keong Mas. Kereta api mini pun tidak beroperasi.

Baca Juga : Pengalaman Kirim Paket Pakai EMS ke Malaysia

Main Sepeda

Loket Sewa Sepeda di Taman Mini Indonesia Indah
Loket Sewa Sepeda

Selesai berkeliling kami pun menuju lokasi parkiran yang ada di dekat Tugu Api Pancasila. Itu loh, tugu yang terlihat pertama kali ketika kita masuk ke Taman Mini Indonesia Indah.

Harga sewa sepeda untuk 1 jam :

Jenis SepedaHarga Sewa
Single / Roda duaRp. 15.000
Tandem 2 / doubleRp. 25.000
Tandem 3 / tripleRp. 30.000
Harga sewa sepeda untuk 1 jam :

Awalnya kami menyewa sepeda tandem 3, agar kami cuma mengendarai 1 sepeda saja. Namun ternyata mengendarai sepeda ini agak sulit untuk kami bertiga.

Akhirnya kami pun memutuskan untuk menggantinya dengan satu sepeda tandem 2 untuk Azka dan ayahnya dan satu sepeda single untuk aku sendiri.

Dan seperti kami duga sebelumnya, Azka tidak mau jauh-jauh kelilingnya. Kami hanya berkeliling sampai snowbay waterpark lalu berbelok ke kanan menuju Gedung Sasono dan kembali lagi ke parkiran. 😀

Santai di Depan Danau TMII

Selesai bermain sepeda, kami pun meluncur ke danau yang ada miniatur kepulauan Indonesia (Taman Archipelago). Untuk istirahat sejenak dan ngemil mie instant di pinggir danau.

Nah di pinggir danau ini kita dapat menyewa tikar untuk duduk-duduk. Harga sewanya murah kok, hanya Rp. 20.000 sepuasnya.

Selama kami duduk-duduk dan tiduran di pinggir danau, sesekali petugas dari TMII berkeliling menggunakan mobil mengingatkan tentang protokol kesehatan. Jangan lupa jaga jarak, pakai masker dan sering cuci tangan.

Tadinya ada niat untuk mampir ke Taman Legenda lagi, namun kami tidak membawa perlengkapan berenangnya Azka. Takut ngambek minta berenang di dalam Taman Legenda. 😀

Update 14 September 2020 :
Pemerintah provinsi DKI Jakarta kembali mengetatkan aturan PSBB, seiring makin meningkatnya penderita positif Covid-19. Akibatnya tempat-tempat wisata di wilayah DKI Jakarta kembali ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

Semoga pandemi covid-19 cepat berlalu dan kita bisa kembali ke aktifitas normal, termasuk berwisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *