Travel, Food & Life

Wisata Edukasi ke Monas Naik Transjakarta

Wisata

Salah satu kegiatan tahunan dari CaLisTung Pelangi adalah field trip atau wisata edukasi. Bila tahun sebelumnya kami ke Ecopark Ancol, tujuan field trip tahun ini adalah ke Tugu Monumen Nasional (MoNas).

Tugu Monas merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup populer di Jakarta. Banyak wisatawan dari dalam dan luar kota Jakarta yang mengunjungi tempat wisata yang terletak di Jakarta Pusat ini.

dokumentasi wisata edukasi calistung pelangi ke Monumen Nasional

Kali ini kami mencoba menggunakan transportasi umum untuk menuju Tugu Monas.

Bus Transjakarta.

Berangkat dari halte Warung Jati yang tidak jauh dari lokasi Calistung Pelangi, kami pun menuju halte Monas menggunakan satu bus. Kalau dihitung anak-anak dan pendampingnya kurang lebih 40 orang.

Tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai ke halte Balai Kota Jakarta, kurang lebih 30 menit.

Naik Bus Wisata Tingkat (Transjakarta Explorer)

Sebelum masuk ke dalam Tugu Monas, kami menuju bus wisata Transjakarta Explorer, untuk naik bis tingkat (double decker).

Busnya Gratis lho.

Ketika bus datang, kami pun memilih untuk duduk di lantai atas. Kalau di lantai bawah sama saja dengan naik bus biasa dong. 🙂 Rute bus wisata jakarta explorer yang kami naiki adalah dari Monumen Nasional menuju Kota Tua dan kembali lagi ke Monumen Nasional.

Harga Tiket Masuk Monas

Selesai berkeliling ke kawasan Kota Tua menggunakan bus transjakarta explorer, kami kembali turun di halte busway Balaikota. Untuk menuju ke Tugu Monasnya kami menaiki kereta wisata dari parkiran IRTI sampai ke terowongan masuk ke area Tugu Monas.

Biaya? Gratis.

Kereta wisata ini memang disediakan gratis untuk pengunjung Monas yang ingin masuk ke Tugu Monas. Karena kalau berjalan kaki, cukup jauh. Apalagi untuk anak-anak kecil dalam rombongan kami.

Untuk Harga Tiket masuk ke tugu Monumen Nasional tersedia dua jenis tiket. Untuk masuk ke Museum/cawan monas dan ke Puncak Monas. Nah tiket ke Puncak Monas ini biasanya dibatasi, apalagi ketika ramai pengunjungnya.

Jenis TiketCawan/Museum MonasPuncak Monas
DewasaRp. 5.000Rp. 10.000
PelajarRp. 3.000Rp. 5.000
Anak-AnakRp. 2.000Rp. 2.000

Selama di Tugu Monas, berikut beberapa kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak dari CaLisTung Pelangi

Melihat Rusa

Sambil menunggu bus Transjakarta Explorer datang, anak-anak asyik melihat puluhan rusa tutul yang ada di Taman Rusa.

Taman Rusa ini menempati lahan 5.2 hektar, dan dikelilingi pagar.

Museum Sejarah Nasional Monas

Di bagian dalam cawan Monas yang terletak 3 meter di bawah permukaan tanah, setidaknya ada 51 diorama yang menceritakan sejarah Indonesia dari berbagai masa.

Mulai dari jaman nenek moyang bangsa Indonesia hingga masa pembangunan Orde Baru. Dan disetiap diorama terdapat informasi mengenai peristiwa sejarah yang ada di diorama tersebut.

Naik ke Puncak Monas

Siapa yang belum pernah ke Puncak Monas?

Ayahnya Azka saja yang lahir dan besar di Jakarta, belum pernah naik ke Pelataran Puncak Monas. Malas antri katanya. Memang sih, antrian untuk ke pelantaran puncak monas cukup panjang. Selain antri ketika membeli tiket, kami pun harus antri untuk menaiki elevatornya.

Untuk naik ke pelataran puncak Monas, kami harus bergantian menaiki sebuah elevator yang ada di tugu Monas ini.

Sesampai di puncak, anak-anak terlihat senang dapat melihat pemandagan sekitar Monas, melalui teropong yang tersedia. Walau harus bergantian dengan teman-teman yang lainnya.

Berkunjung ke Ruang Kemerdekaan

Kembali turun ke cawan Monas, kami diajak oleh tour guide untuk menuju Ruang Kemerdekaan.

Di dalam Ruang Kemerdekaan ini terdapat lambang negara burung garuda pada tembok sisi selatan. Dan di seberangnya ada peta Kepulauan Indonesia.

Di sisi timur ada sebuah kotak yang menjadi tempat penyimpanan replika Bendera Pusaka. Kotak penyimpanannya sendiri dibuat anti peluru loh.

Sedang di sisi barat ada ruang gapura yang berisikan suara Bung Karno ketika membacakan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

Selesai berkeliling Monas, kami pun pulang menggunakan bus Transjakarta.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *