Bandung memang nggak pernah ada habisnya bikin rindu. Setelah malam sebelumnya kami menikmati suasana vintage di Hotel Villa Damar, hari kedua di Kota Kembang ini punya agenda yang berbeda. Kali ini, si kecil Azka sudah punya “syarat” mutlak: hotel berikutnya harus ada kolam renangnya!
Sebagai orang tua, misi kami adalah mencari hotel bintang tiga yang ramah di kantong, nyaman, tapi fasilitasnya tetap jempolan. Pilihan pun jatuh pada Arkeo Hotel Bandung (yang saat saya mampir lagi di tahun 2023 sudah berganti nama menjadi Hotel Guntur).
Penasaran gimana pengalaman kami menginap di sana? Yuk, simak ceritanya!
- "Drama" Pagi di Cihampelas Sebelum Check-In
- Lokasi Strategis: Surga Buat Pecinta Kereta dan Kuliner
- Kamar 101: Luas, Nyaman, dan Langsung Akses Kolam
- Mimpi Azka Jadi Nyata: Berenang Sepuasnya!
- Sarapan Hangat di Tengah Pandemi
- Harga Promo dan Pelayanan yang Luar Biasa
- Update 2023: Dari Arkeo Menjadi Hotel Guntur
- Kesimpulan: Layakkah Menginap di Sini?
“Drama” Pagi di Cihampelas Sebelum Check-In
Selesai check-out dari Villa Damar, kami nggak langsung meluncur ke lokasi. Karena waktu check-in masih agak lama, kami memutuskan untuk membunuh waktu dengan mampir ke kawasan Cihampelas Walk (Ciwalk) dan Teras Cihampelas.
Suasana pagi itu terasa sangat berbeda. Mungkin karena efek sisa-sisa pandemi, banyak toko dan pedagang kaki lima yang belum menjajakan barang dagangannya. Teras Cihampelas yang biasanya ramai pun terlihat agak lengang. Kami hanya berjalan-jalan santai menghirup udara Bandung yang masih sejuk, meski tanpa belanjaan satu pun.
Nah, di sinilah “drama” kecil dimulai. Azka mulai merengut. “Capek jalan terus, kapan berenangnya?” katanya dengan wajah ditekuk. Maklum, pikiran anak kecil kalau sudah dengar kata “hotel ada kolam renang” pasti maunya langsung nyebur!
Untungnya, mood-nya berhasil kami selamatkan setelah diajak jajan camilan dan minuman dingin di supermarket Ciwalk. Krisis teratasi!
Lokasi Strategis: Surga Buat Pecinta Kereta dan Kuliner
Begitu sampai di Arkeo Hotel, saya langsung jatuh cinta dengan lokasinya. Alamat tepatnya ada di Jl. Otto Iskandar Dinata No.20, Pasir Kaliki. Kenapa saya bilang juara? Karena hotel ini dekat banget sama Stasiun Bandung!
Bagi saya yang suka fotografi, ada satu titik favorit di dekat hotel: jembatan penyeberangan yang melintasi rel kereta api. Dari atas jembatan ini, kita bisa melihat kesibukan Stasiun Bandung dengan jelas. Rasanya asyik banget bisa berburu foto kereta yang sedang melintas atau sekadar parkir.
Tapi ya itu, kalau mau hunting foto di sini, mendingan sendirian atau bareng teman yang sefrekuensi. Azka sudah nggak sabar mau ke kamar, jadi sesi foto saya terpaksa dilakukan secepat kilat. Menunggu momen kereta lewat itu butuh kesabaran, sementara Azka sudah siap dengan baju renangnya!
Selain dekat stasiun, hotel ini dikelilingi oleh “harta karun” kuliner Bandung. Bayangkan saja, kamu cukup jalan kaki sedikit untuk sampai ke:
- Kartika Sari Kebun Jukut (wajib buat oleh-oleh!)
- Batagor Burangrang
- Srabi Notosuman
- Lontong Kari Kebon Karet
Bahkan, kalau kamu kuat jalan kaki sedikit lebih jauh (hitung-hitung olahraga pagi), kamu bisa sampai ke kawasan Pasar Baru atau Alun-alun Bandung. Kami sempat mencobanya besok pagi untuk naik Bandros. Lumayan bikin berkeringat, tapi sepanjang jalan kita disuguhi pemandangan khas kota tua Bandung dan aroma godaan dari penjual mi kocok serta siomay pinggir jalan.
Baca juga: Menginap di Hobbit House Hotel Seruni
Kamar 101: Luas, Nyaman, dan Langsung Akses Kolam
Kami memesan kamar tipe Deluxe. Begitu masuk, kesan pertama kami adalah: LUAS! Dengan luas sekitar 25 meter persegi, kamar ini terasa lega banget buat kami bertiga. Azka sampai lari-larian karena kegirangan.
Satu hal yang paling saya syukuri adalah tempat tidurnya yang ukuran King Size. Gede banget! Kami bertiga bisa tidur berpelukan tanpa harus merasa sempit atau perlu pesan extra bed. Di pojok kamar juga ada sofa panjang yang empuk—tempat favorit saya buat scrolling HP atau sekadar meluruskan kaki setelah seharian jalan.
Fasilitas di dalamnya juga nggak kaleng-kaleng untuk ukuran hotel bintang tiga dengan harga promo:
- TV kabel dengan banyak pilihan channel.
- Kulkas kecil (penting buat simpan minuman dingin Azka).
- Brankas mini dan koneksi Wi-Fi yang lumayan kencang.
- Kamar mandi dengan shower air panas yang alirannya deras (poin plus banget kalau lagi dingin di Bandung!).
Kebetulan kami dapat kamar nomor 101 di lantai bawah. Ini adalah keberuntungan buat Azka, karena posisi kamarnya dekat banget dengan akses kolam renang. Tinggal buka pintu, jalan sedikit, langsung sampai!



Mimpi Azka Jadi Nyata: Berenang Sepuasnya!
Hotel ini punya dua area kolam renang. Ada kolam anak dengan kedalaman sekitar 40 cm, jadi Azka bisa main air dengan aman. Sedangkan untuk saya, ada kolam dewasa dengan kedalaman 130 cm.
Meskipun saat itu pool bar-nya belum beroperasi karena kebijakan pandemi, suasana kolamnya tetap asyik untuk bersantai. Azka benar-benar puas bermain air di sini. Melihat senyumnya yang lebar saat berenang, rasa capek jalan kaki di Cihampelas tadi langsung terbayar lunas.

Sarapan Hangat di Tengah Pandemi
Pengalaman sarapan kami di Arkeo Hotel juga cukup unik. Karena protokol kesehatan, kami nggak sarapan di restoran, melainkan diantar langsung ke kamar. Menu yang kami pilih adalah nasi goreng telur dadar plus ayam goreng.
Meski sederhana, rasanya enak dan mengenyangkan. Apalagi ditambah jus jeruk segar dan potongan buah semangka serta pepaya. Menikmati sarapan sambil santai di sofa kamar memberikan vibe yang lebih privat dan hangat buat keluarga kami.
Harga Promo dan Pelayanan yang Luar Biasa
Bicara soal harga, kami merasa beruntung banget. Kami dapat harga promo di angka Rp277.200 saja melalui aplikasi pemesanan hotel (dari harga normal sekitar Rp339.000). Sangat worth it mengingat lokasi dan fasilitas yang didapat.
Namun, yang paling bikin saya terkesan bukan cuma harganya, tapi kejujuran dan pelayanannya. Setelah kami check-out dan kembali ke hotel sebelumnya, saya baru sadar ada barang yang tertinggal. Pihak Arkeo Hotel ternyata sangat proaktif. Mereka langsung menelepon kami dan menginformasikan barang tersebut.
Bahkan, mereka mau membantu memesankan kurir ojek online untuk mengirimkan barang tersebut ke lokasi kami. Great service! Keramahan seperti inilah yang bikin tamu ingin kembali lagi.
Update 2023: Dari Arkeo Menjadi Hotel Guntur
Saat kami kembali mampir ke Bandung di Juli 2023, kami sempat melewati hotel ini lagi. Ternyata, sekarang namanya sudah berganti menjadi Hotel Guntur.
Meskipun namanya berubah, suasana dan tata letaknya masih terasa familier. Hanya ada pembaruan pada papan nama di bagian depan lobby. Jadi, kalau kalian mencari “Arkeo” di Google Maps dan yang muncul adalah “Hotel Guntur”, jangan bingung ya, itu tempat yang sama!
Kesimpulan: Layakkah Menginap di Sini?
Bagi saya, Arkeo (Hotel Guntur) adalah pilihan cerdas buat kamu yang mencari hotel tengah kota di Bandung. Lokasinya yang dekat stasiun, akses kuliner yang melimpah, kamar yang luas, dan kolam renang yang ramah anak menjadikannya salah satu favorit kami.
Ditambah lagi dengan pelayanannya yang sangat membantu, hotel ini membuktikan bahwa kenyamanan nggak harus selalu mahal. Azka senang, kantong orang tua pun tenang!
