Seharian “Melarikan Diri” ke Pantai Lagoon Ancol: Tips, Biaya, dan Cerita Seru Bareng Si Kecil

Seharian "Melarikan Diri" ke Pantai Lagoon Ancol: Tips, Biaya, dan Cerita Seru Bareng Si Kecil 2

Siapa bilang liburan seru harus mahal dan jauh ke luar kota? Bagi kami yang tinggal di hiruk-pikuk Jakarta, terkadang “pelarian” terbaik hanya berjarak satu setengah jam perjalanan kereta.

Akhir pekan lalu, saya, Azka, dan keluarga memutuskan untuk menukar bising klakson ibu kota dengan deburan ombak tipis di Pantai Lagoon, Ancol.

Ternyata, piknik sederhana ke Ancol itu punya seni tersendiri, lho. Mulai dari drama naik angkot sampai menemukan spot “rahasia” yang ramah anak. Penasaran bagaimana keseruannya? Yuk, ikuti catatan perjalanan kami!

Baca juga : Menuju Ancol dengan Commuter Line: Petualangan Praktis yang Ramah di Kantong

Perjalanan Dimulai: Dari Commuterline hingga Drama Angkot Merah

Mentari pagi Jakarta menyapa hangat saat kami memulai perjalanan dari Stasiun Lenteng Agung. Naik Commuterline (KRL) menuju Ancol adalah pilihan paling logis buat kami. Selain murah meriah, kami terhindar dari stres macetnya jalanan Sabtu pagi. Satu setengah jam meluncur di atas rel, voila! Stasiun Ancol menyambut kami dengan angin sepoi-sepoinya.

Keluar dari stasiun, Google Maps dengan percaya diri menunjukkan bahwa Pintu Timur Ancol hanya berjarak 11 menit jalan kaki. Rencana awal kami? Hiking santai. Namun, realitanya berkata lain. Begitu menapakkan kaki di luar stasiun, trotoar yang kami bayangkan nyaman ternyata sudah “diserobot” oleh hiruk-pikuk kendaraan yang mulai padat.

Demi keselamatan Azka—dan tentu saja biar nggak mandi keringat sebelum sampai pantai—kami memutuskan naik angkot merah yang ngetem di depan stasiun. Tarifnya flat, cuma Rp5.000 per orang. Lima menit kemudian, kami sampai… tapi ada kejutan kecil! Si Abang angkot menurunkan kami di pintu keluar kendaraan, bukan di gerbang masuk utama.

“Nggak apa-apa, namanya juga petualangan!” pikir saya. Dengan sigap, saya berjalan ke loket untuk menukar tiket online yang sudah kami pesan jauh-jauh hari di situs resmi Ancol. Tips buat kamu: Wajib beli tiket online biar nggak antre panjang dan pastikan saldo e-money cukup!

Rincian Biaya Tiket Masuk Ancol 2024

Sebelum lanjut, ini dia contekan harga tiket masuk Kawasan Taman Impian Jaya Ancol biar kamu bisa budgeting:

Jenis TiketHarga
Tiket Per Orang (Usia 2th+)Rp30.000
Tiket Kendaraan MobilRp35.000
Tiket Sepeda MotorRp20.000
Tiket Kendaraan ListrikGRATIS!

Pantai Lagoon: Surga Pasir Putih yang “Friendly” Buat Krucil

Begitu melewati gerbang, kami langsung melipir ke kanan menuju Beach Pool atau yang lebih populer disebut Pantai Lagoon. Kenapa Lagoon? Dibandingkan pantai lain di Ancol (seperti Pantai Festival atau Karnaval), Lagoon punya daya tarik magis buat orang tua: lautnya sangat tenang, nyaris tanpa ombak besar.

“Asiiiik, sebentar lagi sampai pantai!” seru Azka dengan mata berbinar. Begitu melihat hamparan pasir putih, ia langsung menghambur.

Kegiatan favorit Azka? Menjadi “pemburu” biota laut kecil. Dengan jaring mungilnya, ia berhasil menangkap kepiting kecil dan beberapa ikan mungil yang terjebak di genangan air dangkal. “Lihat Ayah, aku dapat kepiting!” teriaknya sumringah.

Tentu saja, setelah puas diamati, kami mengajarkan Azka untuk melepaskannya kembali. “Biar dia ketemu ibunya dan bisa besar,” kata Azka dengan bijak. Momen sederhana seperti ini yang bikin piknik terasa mahal nilainya.

Pintu Gerbang Ancol Pukul 05.00 s.d 23.00 WIB
Kawasan Taman dan PantaiPukul 06.00 s.d 24.00 WIB
Jam operasional pantai Lagoon Ancol pada hari kerja
Pintu Gerbang Ancol Pukul 05.00 s.d 23.00 WIB
Kawasan Taman dan PantaiPukul 06.00 s.d 24.00 WIB
Jam operasional pantai Lagoon Ancol pada akhir pekan

Menyeberangi Dermaga Cinta (Love Bridge)

Setelah puas main pasir, pandangan kami tertuju pada sebuah dermaga kayu yang membentang anggun. Namanya Dermaga Cinta. Kalau kamu iseng buka Google Maps dan lihat dari atas, dermaga ini memang didesain membentuk hati. Romantis banget!

Di ujung dermaga, ada spot bernama Dermaga Hati. Di sini, banyak pasangan yang memasang gembok cinta dengan inisial nama mereka. Mirip-mirip gembok cinta di Paris atau Korea gitu, deh. Buat kami yang bawa anak, dermaga ini jadi spot foto paling estetik dengan latar belakang gedung-gedung tinggi Jakarta dan laut lepas.

Seharian "Melarikan Diri" ke Pantai Lagoon Ancol: Tips, Biaya, dan Cerita Seru Bareng Si Kecil 3
Penampakan Dermaga Cinta dari Google Maps, Mirip enggak dengan bentuk hati?

Fasilitas: Pancuran Otomatis yang Unik

Urusan bersih-bersih setelah main air di Ancol sekarang sudah makin keren. Di sepanjang Pantai Lagoon, ada banyak pancuran bilas gratis. Uniknya, pancurannya pakai sensor otomatis. Air bakal langsung menyembur kalau ada orang dewasa berdiri di bawahnya.

Lucunya, sensor ini sepertinya belum “mengenali” tinggi badan anak-anak. Azka sempat bingung kenapa airnya nggak keluar-keluar. Jadi, kami para orang tua harus bantu melambai-lambaikan tangan di depan sensor biar airnya mau turun. Selain pancuran, toiletnya juga bersih dan food court-nya lengkap. Meskipun musholla saat itu masih berupa tenda, tapi tetap nyaman dan bersih untuk beribadah.

Sore Hari: Berkeliling dengan Sepeda Listrik

Menjelang sore, saat cuaca mulai adem, energi Azka bukannya habis malah makin jadi. Kami memutuskan untuk menyewa sepeda listrik.

  • Tarif Sepeda Listrik: Rp35.000 per 30 menit.
  • Tarif Skuter: Rp25.000 per 1 jam.

Keliling Pantai Lagoon sore-sore sambil menikmati angin laut itu healing banget. Kami melewati bundaran Symphony of The Sea. Beruntungnya, kami sempat melihat atraksi air mancur menari yang bergerak lincah mengikuti musik. Kalau kamu punya waktu sampai malam, pemandangan air mancur ini bakal makin cantik dengan hiasan lampu warna-warni.

Tips Penting Biar Piknikmu Maksimal:

  1. Jam Operasional: Gerbang Ancol buka dari jam 05.00 – 23.00 WIB. Kalau mau udara segar dan nggak terlalu ramai, datanglah sepagi mungkin (jam 6 atau 7 pagi).
  2. Pakaian Ganti: Jangan lupa bawa baju ganti ekstra, handuk, dan sabun mandi.
  3. Sampah: Meskipun ada petugas, yuk jadi pengunjung bijak dengan membawa kantong sampah sendiri. Sayang banget kan pantai secantik ini kalau kotor?
  4. Cek Kereta: Kalau pulang naik KRL, pastikan cek jadwal keberangkatan terakhir dari Stasiun Ancol ya.

Kesimpulan: Apakah Worth It?

Satu hari di Pantai Lagoon Ancol terasa melelahkan, tapi hati kami penuh. Dengan biaya masuk Rp30.000 per orang, kamu sudah bisa akses pantai sepuasnya, main pasir putih, dan jalan-jalan di Dermaga Cinta tanpa biaya tambahan lagi. Ini adalah pilihan liburan hemat buat keluarga yang ingin tetap eksis tanpa bikin dompet nangis.

Piknik sederhana ternyata selalu punya cerita uniknya sendiri. Kalau kamu, kapan terakhir kali main ke Ancol? Atau punya rekomendasi spot seru lainnya di sana? Tulis di kolom komentar ya!

Tinggalkan Balasan

*