Penyelamat Baterai di Kala Genting: Pengalaman Sewa Power Bank ReCharge Cuma Rp10.000!

Penyelamat Baterai di Kala Genting: Pengalaman Sewa Power Bank ReCharge Cuma Rp10.000! 2
Gambar oleh Markus Winkler dari Pixabay

Pernah nggak sih kamu lagi asyik-asyiknya scrolling media sosial, pesan ojek online, atau lagi di tengah-tengah transaksi perbankan penting, tiba-tiba muncul notifikasi menyebalkan: “Battery Low 5%”?

Rasanya jantung mau copot, apalagi kalau kamu lagi di luar rumah, nggak bawa charger, dan nggak ada colokan listrik di sekitar.

Zaman sekarang, kita memang susah banget dipisahkan dari yang namanya gadget. Smartphone bukan cuma alat buat telepon atau chatting doang, tapi sudah jadi “nyawa” kedua buat belanja online, kerja, sampai hiburan. Menjaga HP tetap menyala seharian itu sudah jadi kebutuhan primer. Tapi masalahnya, nggak semua orang rajin bawa power bank yang beratnya kadang bikin tas jadi penuh.

Nah, untungnya sekarang ada solusi yang “gue banget” buat kamu yang sering kena tragedi baterai sekarat: ReCharge Indonesia.

Kenalan sama ReCharge: Si Penyelamat Berbasis IoT

Saya baru tahu kalau ReCharge ini sebenarnya adalah perusahaan startup lokal berbasis IoT (Internet of Things) pertama di Indonesia yang fokus pada layanan penyewaan power bank. Mereka sudah beroperasi sejak Maret 2018 dan sekarang jumlah ReCharge Station-nya sudah menjamur di mana-mana.

Kamu bisa menemukan mesin-mesin mereka di tempat-tempat keramaian yang biasanya jadi tempat kita “nongkrong” atau beraktivitas, seperti mall, kafe, rumah sakit, tempat fitness, perkantoran, bahkan sampai stasiun dan bandara. Jadi, nggak ada alasan lagi buat panik kalau HP mati di tengah jalan.

Penyelamat Baterai di Kala Genting: Pengalaman Sewa Power Bank ReCharge Cuma Rp10.000! 3
Recharge Station

Spesifikasi Power Bank: Kecil tapi Gahar

Mungkin kamu mikir, “Paling baterainya abal-abal.” Eits, tunggu dulu. Power bank yang disewakan ReCharge ini punya kapasitas 4.000 mAh. Buat standar HP zaman sekarang, kapasitas segini sudah cukup banget buat mengisi daya dari nol sampai penuh (atau setidaknya cukup buat bertahan sampai kamu pulang ke rumah).

Kerennya lagi, mereka sudah pakai teknologi fast charging. Kamu juga nggak perlu pusing nyari kabel yang cocok, karena di setiap unitnya sudah disediakan tiga jenis kabel sekaligus: Lightning (Apple), Micro USB, dan USB Type-C. Lengkap banget, kan?

Sewa Cuma Seharga Parkir Mall!

Ini dia bagian yang paling bikin saya geleng-geleng kepala: harganya. Bayangkan, kamu cuma perlu bayar Rp10.000 untuk durasi 24 jam. Ya, cuma sepuluh ribu rupiah! Harga yang biasanya cuma habis buat bayar parkir atau beli kopi instan ini bisa menyelamatkan komunikasi kamu seharian penuh.

Satu hal yang bikin hidup makin mudah adalah sistem pengembaliannya. Kamu nggak perlu balik lagi ke tempat awal kamu menyewa. Misalnya, kamu sewa di Mall Grand Indonesia, lalu kamu jalan-jalan ke arah stasiun dan ketemu ReCharge Station di sana, kamu tinggal balikin aja di situ. Fleksibel banget buat kita yang mobilitasnya tinggi.

Tapi, ada sedikit catatan penting nih buat kamu:

  • Jangan telat balikin: Kalau lewat dari 24 jam, kamu bakal kena denda Rp10.000 per hari berikutnya.
  • Jangan dihilangkan: Kalau sampai hilang, ada denda Rp100.000 yang harus dibayar.
  • Jangan dibawa pulang selamanya: Power bank ini cuma bisa diisi ulang di mesin ReCharge Station mereka sendiri. Jadi, kalau kamu simpan di rumah, itu benda cuma bakal jadi ganjelan kertas karena nggak bisa di-charge pakai kabel biasa.

Baca Juga : Cara Isi Saldo Google Playstore Dengan Google Play Gift Card


Gimana Sih Cara Sewanya? Gampang Banget!

Buat kamu yang mau mencoba, langkahnya simpel banget. Saya rangkumkan biar kamu nggak bingung pas di depan mesinnya nanti:

Penyelamat Baterai di Kala Genting: Pengalaman Sewa Power Bank ReCharge Cuma Rp10.000! 4
Recharge Power on The Go
  1. Download Aplikasi: Cari aplikasi ReCharge – Power on the Go di Google Play atau App Store.
  2. Registrasi & Top Up: Setelah instal, kamu perlu daftar dan isi saldo (ReCharge Balance). Minimal top up-nya cuma Rp20.000. Kamu bisa bayar pakai GoPay, OVO, ShopeePay, Dana, atau transfer bank. Saldo Rp20.000 ini sudah aman buat dua kali sewa.
  3. Cari Station Terdekat: Gunakan menu Find ReCharge di aplikasi buat melihat lokasi mesin terdekat dari posisimu.
  4. Eksekusi di Mesin: Begitu sampai di depan mesinnya (yang sudah touch screen lho!), pilih menu Rent ReCharge. Nanti akan muncul QR Code di layar mesin.
  5. Scan & Ambil: Buka aplikasi di HP kamu, pilih menu Scan QR, dan arahkan ke layar mesin. Klik pilihan kabel yang sesuai dengan HP kamu.
  6. Tadaaa! Unit power bank bakal keluar otomatis dari slotnya. Tinggal colok dan HP kamu kembali “bernafas”.

Kesimpulan: Solusi Cerdas Buat Si Anti-Ribet

Jujur saja, kehadiran ReCharge ini sangat membantu buat saya yang sering lupa nge-charge HP semalaman atau malas bawa power bank berat di dalam tas. Dengan harga Rp10.000, layanan ini kerasa murah banget dibandingkan rasa panik pas HP mati di saat penting.

Saran saya, nggak ada salahnya kamu instal aplikasinya sekarang dan top up saldo minimal. Kita nggak pernah tahu kapan butuh “napas tambahan” buat smartphone kita, kan?

Daripada sibuk nyari colokan di pojokan mall sambil duduk di lantai, mending sewa ReCharge dan kamu bisa tetap jalan-jalan sambil nge-charge.

Tinggalkan Balasan

*