Menyelamatkan Momen: Mengapa Baterai Cadangan Adalah Investasi Wajib untuk Canon EOS M3

Baterai Kingma LPE17 untuk Canon EOS M3

Dunia fotografi dan videografi itu seperti lubang kelinci yang tak ada habisnya. Sekalinya kamu terjun, akan selalu ada aksesori yang menggoda untuk melengkapi koleksi.

Saya sering sekali merasa ingin menambah lensa fix demi bokeh yang lebih ciamik, membeli berbagai filter untuk efek dramatis, atau mungkin lampu LED eksternal untuk pencahayaan vlogging yang lebih profesional.

Menyelamatkan Momen: Mengapa Baterai Cadangan Adalah Investasi Wajib untuk Canon EOS M3 1

Belum lagi urusan properti foto produk seperti background stand dan diffuser.

Namun, di antara semua daftar keinginan yang panjang itu, saya tersadar pada satu realitas teknis: sekeren apa pun kameramu dan semahal apa pun lensamu, semua itu tidak ada artinya jika bateraimu mati di tengah jalan.

Bagi saya yang sering merekam vlog bersama si kecil Azka, momen adalah segalanya. Momen anak tertawa atau melakukan hal lucu tidak bisa diulang. Sayangnya, saya pernah mengalami kejadian menyebalkan: layar kamera tiba-tiba gelap dan muncul ikon baterai merah berkedip saat sedang seru-serunya merekam. Rasanya? Kesal dan kecewa luar biasa.

Pengalaman pahit itulah yang akhirnya mendorong saya untuk segera berburu baterai cadangan untuk Canon EOS M3 kesayangan saya

Baca Juga : Berkenalan dengan Toys Photography

Realita Mirrorless: Si Haus Daya

Kamu mungkin bertanya, mengapa baterai bawaan saja tidak cukup?

Nah, mari kita bicara sedikit teknis namun santai. Canon EOS M3 adalah kamera mirrorless yang sangat mumpuni, tetapi ia punya satu kelemahan bawaan: konsumsi daya yang boros.

Mengapa demikian? Karena kamera ini tidak memiliki viewfinder fisik.

Artinya, setiap kali kamu membidik objek atau merekam video, kamu sepenuhnya mengandalkan layar LCD (live view). Jika kamu memotret di bawah terik matahari siang hari, kamu terpaksa menyetel tingkat kecerahan layar ke level maksimal agar terlihat jelas. Hal ini membuat baterai asli Canon LP-E17 bekerja ekstra keras.

Dalam pemakaian normal, baterai asli ini biasanya hanya bertahan untuk sekitar 180 hingga 200 jepretan foto. Jika digunakan untuk merekam video secara kontinu, napasnya hanya sampai sekitar 1 hingga 1,5 jam saja. Bagi seorang vlogger atau pejalan yang seharian berada di luar ruangan, angka ini jelas tidak cukup.

Memiliki baterai cadangan bukan lagi sekadar gaya-gayaan, melainkan sebuah jaminan agar momen liburanmu tidak terlewatkan begitu saja.


Labirin Marketplace: Mencari yang “Asli” di Tengah Kepalsuan

Menyelamatkan Momen: Mengapa Baterai Cadangan Adalah Investasi Wajib untuk Canon EOS M3 2
Laman Resmi Canon Indonesia.

Pencarian saya dimulai dengan menelusuri berbagai marketplace. Di sinilah drama dimulai. Mencari baterai Canon LP-E17 yang benar-benar asli di toko daring ternyata hampir mustahil jika kamu tidak teliti.

Saya menemukan rentang harga yang sangat membingungkan. Ada toko yang menjual baterai dengan label “Original” seharga Rp150.000, namun ada juga yang menjual hingga Rp2.500.000. Mana yang benar?

Kebingungan saya bertambah saat mengecek laman resmi Canon Indonesia. Harga resmi baterai LP-E17 berada di kisaran Rp835.000 dengan kapasitas tertulis 700 mAh. Uniknya, baterai-baterai yang diklaim “original” di marketplace justru rata-rata mencantumkan kapasitas 1040 mAh. Ketidaksinkronan data ini membuat saya ragu. Daripada saya berjudi dengan membeli barang yang dilabeli “asli” tapi ternyata palsu (yang justru berisiko merusak sirkuit kamera), saya memutuskan untuk mencari jalur alternatif: Baterai Pihak Ketiga (Third Party).


Kingma: Pilihan Alternatif yang Masuk Akal

Setelah melakukan riset kecil-kecilan, pilihan saya akhirnya jatuh pada Battery Pack Kingma untuk Canon LP-E17. Mengapa Kingma? Karena merek ini sudah cukup punya nama di kalangan pengguna kamera sebagai produsen aksesori alternatif yang andal namun terjangkau.

Satu hal yang membuat saya tertarik adalah paket penjualannya. Dengan harga di kisaran Rp300.000 hingga Rp400.000 (jauh lebih murah daripada satu buah baterai asli Canon), saya sudah mendapatkan:

  • Dua buah baterai Kingma LP-E17.
  • Satu buah dual charger (bisa mengisi daya dua baterai sekaligus).
  • Kabel charger.

Jika dilihat dari build quality atau kualitas fisiknya, saya harus jujur: baterai Kingma ini memang terasa berbeda dengan baterai asli Canon. Material plastiknya terasa lebih ringan dan tidak se-solid aslinya.

Ya, harga memang tidak bisa bohong dalam hal kualitas fisik. Namun, fungsionalitasnya yang saya cari.


Pengalaman Menggunakan Baterai “Alternatif”

Ada beberapa poin edukatif yang perlu kamu ketahui jika memutuskan menggunakan baterai pihak ketiga seperti Kingma ini pada Canon EOS M3:

  1. Tanpa Indikator Daya: Ini adalah kelemahan utamanya. Karena sistem enkripsi Canon, baterai non-resmi biasanya tidak bisa berkomunikasi sempurna dengan kamera. Efeknya? Indikator baterai di layar tidak akan muncul. Kamu tidak akan tahu apakah baterainya masih penuh atau tinggal 10%.
  2. Mati Mendadak: Mirip poin pertama, karena tidak ada indikator, kameramu akan tiba-tiba mati saat daya habis. Jadi, kamu harus selalu siap sedia baterai kedua di saku untuk segera diganti.
  3. Masalah Pengisian Daya: Baterai Kingma ini tidak bisa diisi menggunakan charger asli bawaan Canon. Namun, ada kabar baiknya: dual charger milik Kingma bisa digunakan untuk mengisi baterai asli Canon. Ini keuntungan besar! Saat bepergian, saya cukup membawa satu dual charger Kingma untuk mengisi tiga baterai sekaligus (satu asli, dua cadangan) secara bergantian. Ini sangat membantu mengurangi “printilan” di dalam tas kamera saya.

Lalu, bagaimana dengan performanya? Saat saya tes untuk aktivitas foto dan video, daya tahannya ternyata tidak jauh berbeda dengan baterai asli. Meskipun saya tidak menghitung secara akurat jumlah jepretannya karena kamera sering dalam posisi standby, secara keseluruhan baterai ini tidak mengecewakan. Untuk harga semurah itu, performanya sangat layak diacungi jempol.


Kesimpulan: Kebebasan dari Rasa Khawatir

Memiliki baterai cadangan memberikan ketenangan pikiran yang luar biasa. Sekarang, saat saya sedang asyik memotret atau merekam tingkah laku Azka, saya tidak perlu lagi sebentar-sebentar melirik layar dengan perasaan cemas.

Jika tiba-tiba layar gelap karena daya habis, saya tinggal merogoh saku, mengganti baterai dalam hitungan detik, dan lanjut berkarya.

Bagi saya, tidak masalah menggunakan baterai alternatif selama kita memahami risikonya dan membeli dari merek pihak ketiga yang sudah terpercaya seperti Kingma, bukan yang mengaku-ngaku asli padahal palsu.

Jadi, buat kamu para pengguna mirrorless, saran saya jangan tunda lagi. Sebeluim kamu membeli lensa baru yang mahal, pastikan dulu kameramu punya “napas” yang panjang. Sebab, momen terbaik seringkali datang justru saat baterai kita sedang di titik kritis.


Apakah kamu ingin saya membantu merekomendasikan daftar perlengkapan penting lainnya untuk memulai vlog dengan Canon EOS M3 agar hasilnya makin maksimal?

Tinggalkan Balasan

*